Muslimah Berhijab yang Punya Karier Cemerlang di Dunia Fesyen Internasional

muslimah-berhijab-yang-punya-karier-cemerlang-di-dunia-fesyen muslimah-berhijab-yang-punya-karier-cemerlang-di-dunia-fesyen

Saat berbicara macela fesyen pastinya kita langsung teringat dengan model, desainer hingga merek ternama yang karyanya sudah diakui oleh seluruh dunia. Namun sudahkan kamu kepikiran dengan gadis muslim yang turut berkecimpung di industri fesyen ini?

Nggak bisa dipungkiri memang, keberlimpahan kota-kota yang menjadi kiblat fesyen dunia ada di belahan dunia bagian barat seperti Paris, Milan, Inggris dan lain-lain, yang notabene beraksin negara mayoritas muslim. Namun nyaPerbincangan ada lo, cewek-cewek berhijab berikut yang mulai menunjukan eksistensinya di industri fesyen. Nggak tanggung-tanggung, mereka sukses berkiprah di kancah internasional.

Tentunya, keberadaan mereka menjadi indikasikan fesyen dunia kini menjunjung jangkung keberagaman, termasuk cara berpakaian. Siapa sajakah itu? Yuk cari acuh di sini!

1. Halima Aden, model berhijab asal USA

Halima Aden awalnya meniti karier sebagai semifinalis ajang kecantikan Miss Minnesota USA pada mengertin 2016. Kemudian dara berdarah Somalia ini terjun sebagai model yang bahkan beraksi klop dengan rumah mode ternama, seperti Max Mara dan Alberta Ferretti.

Konsisten mengenakan hijab, Halima juga juga pernah bergabung dalam medan-medan peragaan busana seperti Milan Fashion Week dan London Modest Fashion Week.

Dikepedulii kariernya nggak begitu mulus karena ada pertentangan dari ibunya yang nggak ingin Halima menjadi seorang model. Sempat berhenti pada November 2020, ia kembali meneruskan menjadi model profesional dengan brand yang satu value dengannya.

2. Ruba Zai yang berbuat cocok dengan Dolce & Gabbana

Ruba Zai merupakan seorang influencer yang berkarier melalui platform YouTube dengan kanal Hijab Hills. Perempuan berdarah Afganistan ini kerap membagikan tutorial hijab berbagai model, tutorial makeup, dan tips fesyen.

Nggak disangka, sikap busana berhijab Ruba Zai yang otentik efektif, menarik perhatian brand fesyen hebat yakni Dolce & Gabbana. Label tersebut kemudian mengajaknya bekerja cocok untuk merancang baju model abaya di Maroko.

3. Mariah Idrissi, model berhijab pertama dari Inggris

Mariah Idrisi merupakan dikenal jadi model dari Inggris berdarah campuran Pakistan dan Maroko. Kariernya dimulai cukup acuhn 2015 dimana ia keras hati mengikuti casting brand fashion H&M. Kemudian ia lolos seleksi dan ikut dalam iklan koleksi terbaru mereka, Close The Loop.

Mariah turut menegaskan keala penggemarnya, bahwa apa pun yang dilakukannya di dunia model tidak akan melunturkan keyakinannya sebagai seorang Muslim yang taat. Ia sampai saat ini masih getol di dunia modeling dan juga menjadi filmmaker.

4. Leah Vernon, suarakan pertentangan terhadap standar kecantikan

Selanjutnya ada dara muslim asal Detroit, Michigan, Leah Vernon yang awalnya berkarier bak penulis Karangan Bebas dan blog di mengertin 2013. Ia sangat bergerak terus menyuarakan pertentangan mengenai standar kecantikan umum dan mengajak semua dara untuk mencintai tubuhnya.

Ia pernah menerbitkan buku Unashamed: Musings of a Fat, Black Muslim, yang membahas isu yang serupa meliputi penerimaan terhadap bentuk tubuh, warna kulit, dan keyakinannya.

Selain itu, ia juga rajiin di Instagram dan juga kira-kira platform lainnya untuk membagikan berbagai inspirasi padu padan busananya yang unik.

Mengenakan hijab terkadang masih dianggap jadi sebuah batas bagi dara dalam berkarier terutama di bidang industri fesyen internasional. Namun, kalau kita terus berusaha memberikan yang terbaik maka kita bisa kok menjadi penerus dara-dara hebat yang telah disebutkan tadi. Siapa pun berhak mengejar mimpinya, termasuk kamu yang sedang membaca ini ????