Panduan Cara Mengelola Produk Lokal Hingga Go Internasional

Tas Anyaman Tas Anyaman
Panduan Cara Mengelola Produk Lokal Hingga Go Internasional Sebagai pelaku usaha berbasis UMKM, Anda harus mempelajari betul bagaimana cara mengelola produk lokal yang dikembangkan agar dapat “Go Internasional”. Pasalnya, produk-produk lokal kini dapat bersaing dengan brand asing. Memang, untuk menembus pangsa pasar Internasional ini cukup sulit. Pasalnya, produk yang Anda jual harus sesuai dengan standar pasar Internasional. Selain standar produk, tentu Anda harus bersaing dengan beberapa perusahaan yang telah memiliki nama besar. Tentu saja pelaku bisnis UMKM harus paham betul bagaimana cara menjalankan strategi promosi. Tujuannya agar produk yang dijual dapat dilirik oleh konsumen. Setelah itu, konsumen akan membandingkan produk yang dijual dengan brand-brand ternama. Jika konsumen merasa bahwa barang yang Anda produksi memiliki kualitas sama dan dijual dengan harga murah. Maka, bukan tidak mungkin jika konsumen akan lebih memilih produk yang Anda jual dibandingkan dengan perusahaan ternama. Semakin meningkatnya penjualan produk-produk lokal, maka brand-brand dari pelaku usaha UMKM kini dapat bersaing dengan merk-merk perusahaan internasional. Untuk itu, ketahui cara serta tips mengelola bisnis UMKM agar dapat menembus pangsa pasar internasional. Jenis-Jenis Bisnis Produk Lokal yang Dapat Menembus Pasar Internasional Bagi Anda yang berencana membuka bisnis berbasis UMKM, maka harus tahu jenis usaha yang akan dijalankan. Pasalnya, banyak bisnis UMKM mengalami gulung tikar karena tidak mengetahui cara mengelola produk lokal. Sehingga, Anda harus menanggung kerugian akibat kehilangan modal berbisnis. Guna meminimalisir kerugian dalam mengelola bisnis, maka Anda harus tahu jenis usaha yang dibutuhkan konsumen hingga dapat menembus pangsa pasar internasional. Jenis usaha pertama yang dapat menembus pasar luar negeri adalah bisnis konveksi. Memang, Indonesia menjadi salah satu pusat bisnis konveksi dunia. Banyak produk-produk konveksi dari brand-brand lokal yang dijual di beberapa toko di luar negeri. Secara kualitas, hasil konveksi dari pelaku usaha UMKM Indonesia ini tentu tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, harga beli dari konveksi produk Indonesia tentu jauh lebih murah. Akan tetapi, masih banyak pebisnis belum tahu betul cara mengelola produk lokal. Akibatnya, produk konveksi masih kalah bersaing dengan brand-brand internasional. Jenis usaha kedua yakni kerajinan tangan atau souvenir. Banyak pelaku usaha memilih bidang bisnis pembuatan souvenir karena tingginya permintaan konsumen. Selain itu, kuliner juga menjadi salah satu bisnis UMKM yang juga diminati oleh pangsa pasar luar negeri. Sebab, di Indonesia ada banyak ragam kuliner yang menarik untuk dicoba oleh para konsumen. Akan tetapi, masih banyak pengusaha yang bingung terkait cara pengemasannya. Mengingat cukup terbukanya peluang bisnis, tentu Anda berkesempatan untuk mengelola bisnis yang dapat menembus pangsa pasar internasional. Dengan begitu, maka bisnis yang Anda jalankan dapat berkembang pesat hingga memiliki cabang di Indonesia hingga luar negeri. Strategi Bisnis agar Produk Lokal Laris Manis di Pasar Internasional Memahami cara mengelola produk lokal saja tidak cukup untuk “Go Internasional”. Sebab, memasarkan produk hingga ke luar negeri ini membutuhkan strategi bisnis yang wajib dikuasai oleh pelaku usaha. Agar usaha yang Anda kembangkan tidak mengalami gulung tikar, maka pelajari strategi berdagang agar produk dapat dipasarkan hingga ke luar negeri. Strategi pertama, Anda harus mengukur kualitas dari barang yang dijual. Ya, Anda harus dapat memproduksi barang dengan kualitas yang sama mirip dengan produk branded. Sehingga, konsumen akan tertarik dengan barang yang Anda jual karena memiliki kualitas yang sama dengan harga jauh lebih murah. Strategi kedua adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan logistik. Sebagai penjual, tentu Anda tidak hanya belajar mengenai cara mengelola produk lokal agar diterima oleh konsumen. Melainkan juga membangun relasi dengan pihak lain, salah satunya adalah perusahaan logistik. Perusahaan logistik menjadi salah satu relasi bisnis yang memiliki peran penting. Sebab, perusahaan logistik ini yang mengirimkan produk ke tangan konsumen. Kecepatan dan keamanan pengiriman juga menjadi salah satu pertimbangan konsumen untuk membeli barang yang Anda jual. Sehingga, Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih jasa logistik. Pastikan menggunakan jasa logistik terpercaya agar konsumen tidak kecewa dengan bisnis yang Anda rintis. Strategi ketiga, ketahui apa saja resiko dalam mengelola bisnis UMKM ketika mulai merambah pasar internasional. Salah satu jenis resiko terbesar yang bisa saja Anda alami selaku pelaku bisnis UMKM adalah penahanan produk secara sepihak oleh otoritas setempat. Penahanan tersebut bisa saja disebabkan karena tidak ada dokumen penyerta ketika produk dikirim ke luar negeri. Sehingga, Anda harus mempersiapkan beberapa langkah alternatif agar masalah tersebut dapat ditangani segera. Sehingga, proses penjualan barang ke pangsa pasar luar negeri tidak mengalami kendala yang sama. Kini, pelaku bisnis UMKM dapat bersaing dengan perusahaan yang telah memiliki “nama” di pangsa pasar internasional. Oleh sebab itu, pelaku bisnis wajib tahu bagaimana cara mengelola produk lokal agar dapat bersaing dengan brand-brand ternama.