Awas Anus Gatal, Jangan Digaruk

anus gatal jangan digaruk anus gatal jangan digaruk
Pemahaman Singkat Tentang Anus Gatal Anus gatal adalah perasaan gatal pada anus (lubang di bagian bawah tubuh yang digunakan untuk mengeluarkan feses), rasa gatal pada anus dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk infeksi, iritasi, atau penyakit kulit. Penyebab Umum Terjadinya Gatal Pada Anus Meskipun penyebab terjadinya rasa gatal yang dirasakan pada anus tidak dapat dipastikan tanpa melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, namun ada beberapa faktor yang kemungkinan akan menjadi penyebab rasa gatal tersebut. Berikut ini adalah beberapa kemungkinan yang bisa jadi penyebab terjadinya rasa gatal pada area anus: Infeksi jamur atau bakteri Penyakit kulit seperti dermatitis, eczema, atau skabies Reaksi terhadap produk perawatan tubuh atau obat-obatan Alergi terhadap makanan atau produk kebersihan pribadi Penyakit saluran pencernaan seperti sindrom iritasi usus, penyakit Crohn, atau kolitis ulserativa Penyakit kelamin seperti gonore atau klamidia Pilek (benjolan di anus) Terjadinya gangguan pada anus yang berupa rasa gatal ini memang dapat terjadi kepada siapa saja, namun khususnya bagi laki-laki yang berusia antara 40 hingga usia 65 tahun akan lebih rentan terhadap gangguan penyakit yang menyebabkan rasa gatal tersebut. Gejala-Gejala Yang Timbul / Dirasakan Tentu saja terdapat gejala lainnya selain rasa gatal yang kemungkinan timbul akibat permasalahan kesehatan yang terkait pada rasa gatal pada anus. Gejala-gejala tersebut antara lain: Gejala gatal anus yang mungkin terjadi antara lain: Gatal di sekitar anus atau di dalam anus Rasa sakit atau peradangan di sekitar anus Pendarahan kecil setelah buang air besar Rasa tidak nyaman saat duduk Rasa tertekan atau terbakar saat buang air besar Pembengkakan di sekitar anus Tinja berwarna merah atau hitam Jika anda mengalami gejala-gejala ini, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Cara Mencegah Dan Mengobati Permasalah Rasa Gatal Pada Anus Setiap masalah kesehatan tentu saja tidak bisa dihindari ketika terkena atau terjadi, namun tentu saja kita memiliki kemampuan untuk mencegah agar gangguan atau permasalahan kesehatan agar tidak muncul. Cara Mencegah Terjadinya Rasa Gatal Pada Anus Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan rasa gatal pada anus: Menjaga kebersihan pribadi dengan teratur mencuci anus setelah buang air besar. Menggunakan tisu basah atau air hangat untuk membersihkan anus setelah buang air besar, jika tidak ada fasilitas mandi. Menggunakan sabun yang lembut dan tidak mengandung fragrance atau pewangi untuk membersihkan anus. Menjaga kelembaban di sekitar anus dengan menggunakan pelembab khusus atau menempelkan kertas toilet yang tidak terlalu kering. Menjaga pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan yang bermanfaat untuk pencernaan seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian. Menghindari pemakaian pakaian dalam yang terlalu ketat atau terbuat dari bahan yang tidak nyaman. Menjaga kelembaban di sekitar anus dengan menggunakan pelembab khusus atau menempelkan kertas toilet yang tidak terlalu kering. Untuk mencegah gatal pada anus, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, seperti: menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan, mencuci tangan dengan benar, menjaga kelembaban di sekitar anus dengan mengonsumsi cukup cairan. Segera Obati Rasa Gatal Pada Anus Untuk mengobati gangguan berupa rasa gatal pada anus, langkah pertama biasanya adalah memperhatikan kebersihan anus yang baik. Disarankan untuk membersihkan anus dengan seksama setelah buang air besar, kemudian keringkan area tersebut, dan oleskan bedak tabur tanpa obat. Selain itu, pengobatan mungkin juga dapat diresepkan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Berikut obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengatasi gatal anus: Krim dan salep: Hidrokortison yang dijual bebas merupakan obat kortikosteroid yang dikombinasikan dengan pereda nyeri anestesi, yang dapat efektif mengatasi gatal anus. Cara menggunakannya adalah dengan mengoleskan obat pada area yang terkena 2-3 kali setiap hari. Selain itu, studi juga menunjukkan bahwa krim topikal capsaicin merupakan alternatif yang baik untuk kortikosteroid bila gatal anus bertahan lama (kronis). Obat antibiotik dan anti jamur: Dokter mungkin akan meresepkan obat antibiotik atau anti jamur bila mencurigai adanya infeksi yang menjadi penyebab gatal anus. Injeksi metilen biru: Bila tubuh pasien tidak merespons pengobatan di atas, dokter mungkin akan mengobatinya dengan suntikan metilen biru. Pengobatan gangguan berupa rasa gatal pada anus harus disesuaikan dengan penyebabnya jadi. Jika gejala gatal anus tidak hilang setelah mencoba langkah-langkah di atas, atau jika anda mengalami perdarahan atau demam, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Sebagai tambahan, selalu penting untuk menjaga kebersihan anus dengan teratur dan menghindari menggaruk yang terlalu keras agar tidak meningkatkan iritasi atau infeksi.