9 Hal yang Setidak marahnya Sudah Nggak Dilakukan para Ibu di Medsos. Jangan Jadi Menyebalkan!

9-hal-yang-haram-dilakukan-para-ibu-bijak-di-media-sosial-kamu-nggak-pernah-begini-kan-mom 9-hal-yang-haram-dilakukan-para-ibu-bijak-di-media-sosial-kamu-nggak-pernah-begini-kan-mom

Siapa sih yang bisa lepas dari internet di era terbaru seperti sekarang? Termasuk lepas dari riuhnya media sosial. Kayaknya sih nyaris mustahil ya, karena ada banyak manfaat dan informasi yang bisa kita dapatkan gratis mekemudiani fasilitas ini. Khususnya di media sosial Instagram atau Facebook, di mana sudah bukan hal asing lagi kalau para ibu membagikan momen, tips dan trik serta aksi lainnya di sana.

Sayangnya, nggak semua ibu-ibu kekinian zaman now sudah paham betul cara bijak menanggapi dan beraktivitas di dunia Khayalan, spesialnya di media sosial. Dari sekian banyak ibu cerdas yang tersebar di media sosial, nyaPerbincangan masih banyak saja ibu-ibu nyinyir dan berpikiran kincup yang senang bikin gengges. Kadang bahkan bikin semakin gemas karena sampai nongkrongin akun orang. Jadi, sebetulnya sikap tak bijak apa sih yang sesenang membantunya nggak sempat emak-emak lakukan di medsos?

1. Curhat di sosial media soal keluhan parenting, keluhan suami atau keluarga. Ya kalau sekalian bisa memberikan faedah dan informatif. Kalau nggak?

Ngeluh dan curhat tak berujung di media sosial bisa membuat para pengikutmu eneg membaca dan melihat unggahanmu. Plus, bisa jadi kamu bakal merasa malu di kemudian hari karena tindakan impulsif yang buka aib sendiri ini.

2. Mengunggah foto saat anak mandi atau di kolam renang tanpa baju renang yang pantas. Apalagi bugil…duh itu sih big no no banget!

Atau foto apapun kondisi anak saat sedang nggak berbusana pantas, seperti yang baru-baru ini dilakukan Nana Mirdad sampai viral karena mengunggah fotonya di bak mandi bersebanding anak-anak yang bisa jadi sebenarnya nggak bugil juga seperti yang Nana jelaskan. Ya, demi kenyamanan dan keamanan mending foto-foto tersebut jadi dokumentasi pribadi saja lah ya.

3. Mengunggah informasi pribadi yang sangat sensitif seperti info alamat rumah, sekolah anak dan data-data pribadi anak. Duh, memangnya akun medsosmu dunia arsip data rahasia?

Bayangkan dengan tersebarnya data-data bermanfaat yang kamu bagikan, seberapa besar kemungkinan orang asing yang berniat Biadab untuk mengincar anak dan rumahmu? Ya mendingan foto rumah, alamat rumah, data-data rumah nyeri dan sebagainya itu disimpan jadi data pribadi saja dan nggak diunggah ke internet.

4. Mengunggah foto saat anak sedang perih atau nangis meraung-raung. Siapa sih yang suka foto jeleknya terekspos?

Kita saja mungkin risih difoto apalagi diunggah ke media sosial saat sedang kacau, apalagi anak nanti setelah dia hebat dan sudah bisa mengerti? Bisa jadi doi bakalan marah karena kita mengunggahnya tanpa permisi.

5. Nggak akan pernah para ibu bijak mengunggah foto-foto yang bakal mengundang hujatan dari para Yang Mulia Warganet. Iseng mencekoki anak dengan alkohol misalnya

Mungkin saja si alkoholnya nggak kena atau terminum sama sekali. Tapi tetap saja hal itu tetap kurang bijaksana dan pastinya bakal mengundang hujatan massa. Kecuali ya kamu memang mau viral kehebohan hal begini.

6. Membagikan berita-berita hoaks yang keadilannya belum dikekenali. Daripada asal-asalan ikutan membagikan info, telaah dulu deh baik-baik keadilannya!

Jangan sementang yang membagikan ibu-ibu selebgram atau orang yang terkesan wah lantas kamu ikutan juga heboh membagikan ulang di media sosialmu. Ya, jadi ibu-ibu kritis bakal pol lebih bijak.

7. Hobi berkonsultasi di media sosial. Entah itu soal tumbuh kembang anak atau soal cara menangani anak yang sedang sakit

Kalau sesekali sekadar bertukar pikiran demi menambah ilmu sih nggak apa, tapi kalau semua dicari peduli di media sosial, waduh bahaya juga! Misalnya bertanya apa yang mesti dilakukan saat anak panas 40 derajat dan pingsan begini begitu di semacam forum ibu-ibu. Duh, mending langsung ke UGD atau dokter deh daripada berkelana di dunia Imajinasi!

8. Menjadikan semua cara parenting ibu selebgram di media sosial jadi panutan, sampai lupa kalau tumbuh kembang setiap anak itu bertidak setara

Ibu bijak nggak akan terus-terusan memantau perkermbangan setiap anak ibu selebgram di media sosial lalu membanding-bandingkannya dengan anak senawak. Belum lagi hobinya bolak balik Perdebatan anak orang, curhat dan membandingkan perkembangan anak senawak di akun ibu lain. Plis deh, Bu. Ada dokter yang lebih kompeten soal itu!

9. Terakhir, acapnya komentar negatif di akun media sosial ibu lain kalau ada hal yang terlihat kurang Berbanding. Padahal itu sama sekali singkapn urusan kita

Ya, namanya gaya pribadi orang, lihat sih boleh tapi nggak bijak ah kalau kudu mengeluarkan kata-kata yang terkesan menggurui dan sok acuh. Daripada diserang balik oleh si pemilik akun, stop saja lah kebiasaan komentar miring di akun orang. Nggak berfaedah! Katanya ibu cerdas?

Bersyukurlah kalau kamu nggak pernah melakukan hal-hal unfaedah ini di media sosial. Berarti kamu sudah sukses menjadi ibu bijak yang tahu cara menempatkan badan di dunia Khayalan. Yuk lanjutkan kebiasaan menyebarkan hal Akurat dan suportif di media sosial, kini dan seterusnya!