Profil Dokter Tirta yang Harus Jatuh Bangun, Orang Malas Auto Malu

Apakah kalian adalah orang yang selama ini pemalas? Jika ya, maka ada baiknya anda merasa malu dengan sosok Dokter Tirta. Segera bangkit dari tempat anda dan berusahalah segera untuk mewujudkan apa yang anda cita-citakan.

Sebelum menjadi seorang CEO dari Shoe and Care, pria yang punya nama lengkap Tirta Mandira Hudhi harus jatuh bangun terlebih dahulu. Bisnis indekosnya dimulai pada saat dirinya mengenyam pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Dengan modal yang tdiak terlalu besar, dia mencoba menggunakan kos yang ditempatinya sebagai tempat untuk mencuci sepatu dari para pelanggannya.

Jangan dulu membayangkan bahwa pelanggan dari dokter Tirta adalah masyarakat umum. Saat itu, pelanggannya adalah teman-temannya sendiri. Dimana setelah mencuci sepatu dari teman-temannya, hasilnya pun diunggahnya melalui media sosial.

“Saya sendiri akhirnya tidur di luar kamar karena memang tidak cukup,” ujar Tirta saat berbicara di depan ratusan mahasiswa Universitas Ciputra beberapa waktu lalu sebagaimana dilansir laman resmi kampus itu, Rabu (25/3).

Usaha pencucian sepatu memang berasal dari hobinya mengoleksi sepatu. Kemudian dirinya pun terinspirasi karena memang peluang pencucia sepatu sangat besar karena memang tidak banyak disentuh oleh banyak kalangan.

“Orang banyak yang memperhatikan baju dan celana sehingga bermunculan laundry di mana-mana. Namun, sepatu dilupakan,” kata Tirta.

Pria yang lahir di Solo, Jawa Tengah ini pun akhirnya serius menekuni usaha yang sudah lama dirintisnya tersebut. Hasilnya justru sangat bagus. Saat ini dirinya pun sudah memiliki banyak outlet di sejumlah daerah. Lantas apa yang dilakukannya dengan gelar dokter yang telah dimiliki oleh pria kelahiran 30 Juli 1991 tersebut?

“Saya menjadi dokter adalah sebagai bentuk pengabdian diri saya bagi masyarakat. Saya merasa bisa menjadi berkat bagi orang lain,” kata Tirta.

Tirta pun bisa membedakan antara profesinya sebagai pengusaha dan juga dokter. Dia menari uang dari usaha yang dilakukannya dan mengabdi dengan profesinya sebagai dokter.

“Saya memiliki passion di keduanya sehingga saya enjoy dalam menjalankan keduanya,” kata Dokter Tirta. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.